Sepertinya
itu yang hatiku rasakan, semua yang sempat kurasakan dan menjadi penghuni
hatiku telah ku lempar keluar dari hatiku, tak ku izinkan masuk lagi.
Rasa
nya cukup lega saat aku berani mengambil keputusan untuk mengosongkan sejenak
hatiku dari segala atribut hati yang ada, benar-benar kosong dan tak
berpenghuni.
Bukan
hanya mengosongkan tetapi juga
membersihkan setiap ruang yang hatiku miliki. Semua sudah lenyapkan tanpa sisa,
semua patologi hati yang tertimbun dahulu.
Ternyata
membutuhkan cukup waktu yang lama hanya untuk sekedar menetralkan rasa…
Yaahhh…
terasa sangat melegakan rongga pernafasan saat semua sudah tertata sesuai
keinginan, dan takkan kubiarkan siapapun mengacaukan konsep hatiku lagi.
Cukup
lama semua makhluk yang berlebel ikhwan tak ku izinkan berkunjung dihatiku,
tanpa ku sadari hatiku dipenuhi sarang laba-laba karena terlalu lama tak
dikunjungi.. hhehe.. seperti ruangan kosong yang kubiarkan tak berpenghuni.
sampai akhirnya aku dikagetkan oleh seorang
pengontrak hati yang menyelinap masuk tanpa aku sadari sebelumnya.
Dia
mengganti semua sarang laba-laba itu menjadi coretan indah. Dia memulainya
dengan menaruh ‘’titik-titik” dipojok hatiku, dan melanjutkannya dengan
garis-garis yang membentuk kata, kata yang indah bernama “CINTA”.
Grafiti
cinta yang kau ukirkan didalam dinding hatiku yang kosong dan terlihat indah
saat kau menyentuhnya dengan imajinasimu yang kreatif dalam gambar dan kata
yang indah. Bermodal dari titik-titik cinta yang kau taruh diawal cerita, dan
berubah menjadi jelmaan garis cinta yang tumbuh subur di dalam menjelajah
setiap ruang hatiku.
Terimakasih
untuk sebuah titik cinta yang indah ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar